5 Minuman Panas Cocok Saat Cuaca Dingin di Jogja

Bakpiaku.com- Di musim penghujan seperti saat ini, tubuh manusia membutuhkan minuman yang hangat. Cuaca yang lebih kadang hujan kadang panas membuat tubuh jadi rentan sakit.

Kamu harus betul-betul memperhatikan kesehatan mu, apalagi di massa pandemi. Di Yogyakarta ada beberapa minuman hangat dan juga menyehatkan yang bisa kamu coba.

Bajigur

Bagaimana kalau hujan di malam hari ? Kayanya si enaknya minum secangkir minum wedang bajigur.

Wedang Bajigur memang sudah cukup lama dikenal sebagai salah satu kuliner minuman khas yang favorit di masanya dulu. Jangan khawatir sampai saat ini minuman tersebut masih bisa kita temukan dan dinikmati. Misalnya Wedang bajigur yang berada di Taman Sari Yogyakarta.

Terbuat dari kelapa, jahe, sere, kayu manis, cengkeh hingga pandan ini sudah dipercaya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.

Wedang bajigur ternyata obat macam penyakit, bisa mengusir masuk angin, pusing, panas dingin, batuk. Apalagi di musim hujan seperti saat ini.

Bajigur Taman Sari tersebut dijual dengan harga yang cukup murah. Hanya dengan Rp 5000 rupiah sudah bisa bernostalgia dengan minuman ini.

Wedang Jahe

Jahe adalah salah satu rempah-rempah yang mudah ditemui di belahan negara manapun, termasuk Indonesia. Biasanya, jahe digunakan untuk mengatasi beberapa masalah pada pencernaan. Selain itu jahe juga bermanfaat untuk menghangatkan tubuh.

Banyak dijual di warung angkringan dnegan harga yang sangat murah yaitu hanya Rp. 3 ribu.

Wedang Uwuh

Wedang Uwuh juga bermanfaat bisa menghangatkan tubuh. Terbuat dari campuran rempah-rempah seperti jahe, serutan Wit kayu Secang, Serutan kayu manis, cengkih, daun pala, Sereh, dan daun jeruk. Orang Jawa menyebutnya Uwuh yang berarti sampah. Kemudian juga bisa dibubuhi gula batu dan gula merah.

Sekoteng

Merupakan singkatan dari “Nyokot Weteng” yang berarti dalam bahasa Indonesianya “menggigit perut”. Sekoteng memiliki cita rasa yang hangat dan berasal dari rebusan gula merah dan juga jahe.

Perlu diketahui nih, meskipun bisa ditemukan di kota manapun, ternyata sekoteng minuman berasal dari Jawa Tengah.

Bahan lain yang umumnya dicampurkan ke dalam sekoteng seperti kacang tanah, kacang hijau, potongan roti dan lainnya.

Angsle

Angsle memiliki irisan mirip dengan sekoteng. Ada roti, kacang tanah sangrai, kacang hijau rebus, serta aroma daun pandan. Yang membedakan dengan Angsle,ditambahkan petulo (Putu Mayang), ketan putih kukus, dan tape singkong.

Minuman ini juga dapat menghangatkan tubuh kala dimusim penghujan.

Share to: